Puisi-puisi Syukron Yusuf M


Nyaris

kelak. kalian akan mengerti ;tentang deritasepi dalam pusar, cakar bising yang nyaris tersadai oleh segala suam pada desir darah yang nampak
-muram
begitu saja !

2015.


Kamu
memburu kamu
;ibarat memburu hewan liar
di tengah hutan belantara
yang suram dan menikam
            serta rerimbunan-
semak belukar yang menghalang pandangan

namun kamu-
selalu berpura-pura malu-
menjelma pada segala samar
[sesamar mimpi masa kanak-kanak dulu]

kesini !
“sebab hanya kamu”, seruku lirih.

2014.


Manusia

manusia
-ternyata hanya seorang peramal dadu
yang terhisap jarum-jam
lalu-lalang-

2010.


Boneka Cermin
(sebagai kado ulang tahun untuk Rosiana Dewi)

ada yang musti tumpah. dari secangkir kopi hitam sisa percakapan kita semalam
diatas meja makan yang berantakan.

semalam kita sedang berkisah ;tentang kemesraan mimpi, dosa, dan rayuan gerimis yang luruh-memudar dengan lirih. menyusuri ruas-ruas teka-tekipada kaca jendela kamar di samping halaman rumah.(seperti kelopak mawar yang memerah merenungi riwayat tanah).

rupanya. kau mulai menjadi seorang gadis yang beranjak dewasa. melukis isyarat gelisah dengan bedak dan lipstick, diantara cermin, laci lemari, kasur, dan sprei yang kian mesra bercumbu riang
bersama jam dinding dan guguran angka penanggalan. (padahal. riwayat tanah yang merindui akan serpihan mawar telah aus oleh warna mimpi).

meski aku sering berpura-pura lupa membawa pulang kaleng minyak yang kau pesan dari percakapan di dapur ketika pagi,di mana sebelumnya kita saling menukar debar dari gelagat mawar yang berhamburan. (lalu. bagaimanakah dengan nasib embun dan duri pada tangkai, mungkinkah?)

gugur bunga gugur berhamburan. gugur cinta ke labuhan candu

kau. gadis anggun.
buah hasil perselingkuhan embun
dan sekuntum mawar ranun
-di dalam kesunyian dahaga tanah, masihkah kita perlu bertanya.tentang guratan curiga pada matasedang pakaian kita tak lagi bersanggamabersama tubuh dan pedih yang menipu*
(akar pun tak pernah merasa berdosa saat cahaya pagi mencuri raut mega dari butir
gerimis yang tertunda)

2011.


Syukron Yusuf M, Lahir di Tumenggungan, Banyuwangi, 29 April, 22 tahun yang lalu. Masa pendidikan SDN-SMP diselesaikan di Banyuwangi, dan sekolah menengah dituntaskan di Sumenep. Tahun 2013 mengambil kosentrasi  Multimedia Broadcasting program D2 di Akademi Komunitas Negeri Sumenep (AKNS) PDD Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) dan mendirikan UKM Teater RUPA (Sumenep). Saat ini aktif berteater, menulis di sela-sela kesibukannya bergiat di dunia film.
Share on Google Plus

About Toccak Toccer

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar